Kamis, 30 April 2009

DAMPAK FLU BABI


Flu babi lagi mewabah diseluruh dunia, dampaknya ke berbagai sektor mulai
dari kesehatan sampai ke perekonomian rakyat. Berbagai macam kegiatan antisipasi
juga dilakukan.

Dalam sebuah forum ada seseorang yang berkomentar tentang
flu babi ini sebagai berikut:

" Kalau memang
babi haram???

gw punya usul kita punahkan saja binatang yang namanya
babi....kita holocoskan saja itu para babi... toh ga ada gunanya...buat bajak
sawah ga bisa, buat dimakan ..haram..

kalau memang Babi haram dan ngga
berguna, kenapa tuhan membuat babi???

Tuhan kurang keraan
(=kerjaan) kali yaaaaa????
dasar tuhan...hantu..hantuhantuhantu
"

Sebagai muslim / islam kita meyakini bahwa segala apapun yang
telah ditentukan oleh ALLAH itu pasti benar untuk tujuan dan kebaikan manusia,
hanya saja kita seringkali sangat bodoh menyikapinya dan tidak jarang menolak
hukum ALLAH dengan berbagai alasan. Sungguh pengetahuan kita ini (manusia paling
pintar sekalipun) sangat terbatas dibandingkan dengan pengetahuan
ALLAH.

Kalau bertannya tentang BABI kegedean coba ganti saja dengan yang
lebih kecil yaitu NYAMUK, kenapa ALLAH bikin semut, hidupnya cuma seminggu dan
selama hidup cuma nyebarin penyakit? ataupun bertanya kenapa kita harus tentang
SEMUT dan kehidupanya.

Atau coba lagi anda bertanya kenapa ALLAH ciptakan
orang jahat yang berhati licik, iri, dengki, sombong, serakah dan sebagainya
dimuka bumi ini, kenapa ALLAH harus menciptakan Neraka, kenapa tidak sorga saja.
Bukankah ALLAH maha kuasa dan berkehendak atas segala sesuatu? Bukankah ALLAH
maha pengasih lagi maha penyayang?

Baca dan berfikirlah kita semua
sesungguhnya AL QUR'AN telah menjawab semua pertanyaan tersebut. Dan sungguh
menjadi nyatalah kebodohan dan kelemahan manusia, dan sungguh benar bahwa ALLAH
maha kuasa, maha pencipta, maha pengasih lagi maha penyayang.

Berikut ini
kutipan berita dari KOMPAS

LOS ANGELES,KOMPAS.com-Dua
kasus misterius flu babi pada manusia telah ditemukan di wilayah Imperial dan
San Diego di Southern California, AS.

Seperti dilaporkan Los Angeles
Times, Rabu (22/4), petugas kesehatan lokal, negara bagian dan federal telah
melakukan penyelidikan guna menemukan sumber kasus itu.

Seorang gadis
yang berusia 19 tahun di Imperial County dan anak laki yang berusia 10 tahun di
San Diego County diidentifikasi terserang virus tersebut. Namun tak seorang pun
perlu dirawat di rumah sakit dan keduanya telah pulih. Demikian dilaporkan surat
kabar tersebut, yang mengutip beberapa pejabat kesehatan.

Kasus itu
membuat bingung pejabat kesehatan karena tak seorang pasien pun telah melakukan
kontak dengan babi atau satu sama lain, dan rangkaian flu tersebut tak pernah
dilihat di Amerika Serikat.

Beberapa pejabat mengatakan tak ada petunjuk
virus tersebut menyebar. "Kita tak menghadapi wabah," kata Dr. Wilma Wooten,
pejabat kesehatan di San Diego County. Anggota keluarga dan orang lain yang
mengenal kedua pasien tersebut sedang diwawancarai dan
diperiksa.


Meskipun penyakit tersebut biasanya mengakibatkan gangguan
pernafasan pada babi, flu babi jarang menyerang manusia. Hanya 12 kasus lain
infeksi pada manusia telah dideteksi sejak 2005, demikian data dari U.S. Centers
for Disease Control and Prevention (CDCP). Dari ke-12 kasus tersebut, 11 pasien
telah melakukan kontak dengan babi. Gejala penyakit itu meliputi demam, lesu,
batuk dan kurang nafsu makan. Kasus ini terbilang langka. Karena, menurut CDCP
jarang ada catatan mengenai kasus penularan kasus flu babi dari manusia ke
manusia.

Berita Terkait



Tidak ada komentar:

Posting Komentar