Selasa, 07 April 2009

Kebun Sawit Dituding Cemari Tambak Warga

Limbah kebun sawit PT Gawi Makmur Kalimantan (GMK) dituding telah mencemari sejumlah kawasan pertambakan warga Desa Setarap Satui Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan (Kalsel). Pencemaran tersebut sudah terjadi kurang lebih dari delapan tahun terakhir, kata warga Setarap Satui Tanah Bumbu Kalsel, Torman, Minggu.
Dia mengatakan, warga sudah rugi miliaran rupiah akibat pencemaran PT GMK tersebut. Sejak munculnya perkebunan sawit GMK di seputar pertambakan warga, produktivitas tambak warga mulai menurun drastis.
Bisanya satu kali panen warga dapat mengeruk kentungan hingga puluhan juta rupiah, namun kali ini keuntungan tersebut hanya kurang lebih empat juta rupiah per panen, katanya. Kondisi air tambak mulai keruh dan berbau amis setelah perkebunan sawit GMK mendekati pertambakan warga. Bahkan, ada satu kawasan tambak milik warga yang dicaplok tanpa ada ganti rugi oleh PT GMK.
Saat ini, kondisi kehidupan warga Desa Setarap Satui Tanah Bumbu Kalsel sudah sangat memprihatinkan. "Puluhan kepala keluarga mulai kesulitan mencari pekerjaan sampingan untuk memenuhi kebutuhan hidup, bahkan anak-anak ada yang sampai putus sekolah, " katanya seperti dikutip Antara.
Pada kesempatan terpisah, Irwansyah, dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Kajian Pengawasan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (LKP3M) berjanji kepada warga untuk memperjuangkan hak-hak warga yang telah direnggut oleh PT.GMK.
Irwan juga berniat memeriksa air tambak tersebut ke laboratorium guna memastikan kandungan atau zat apa yang terkandung di dalam air. Pasalnya, sejak perkebunan sawit GMK berdiri hanya spesis ikan bandeng yang dapat bertahan hidup, sementara spesis lain sudah dapat dipastikan akan mati.


SUMBER

Berita Terkait



Tidak ada komentar:

Posting Komentar