Jumat, 24 April 2009

Sisi Lain Film Spongebob

Sebuah film kartun yang paling digemari anak-anak
SpongeBob, dicurigai para peneliti telah mempromosikan gaya hidup gay dan
homoseksual pada anak-anak.

Sejumlah media massa AS melaporkan bahwa
kartun Spongebob yang paling digemari anak-anak sekarang ini mempomosikan
homoseksualitas. “Ada yang ganjil”, kata Alex Fung, seorang desainer di New York
kepada media, “Ia tak begitu menampakkan karakter maskulin, terlalu
lembut”.

Ketika pencipta kartun Spongebob dan pengisi suaranya, Stephen
Hillenburg dan Tom Kenny diwawancarai untuk acara talkshow di TV atau radio,
mereka selalu menghindar ketika diminta menjelaskan orientasi seksual mereka.
Hillenburg bersikukuh menolak bahwa tokoh kartunnya diarahkan menjadi gay.


Tetapi para penggemarnya mengungkapkan bahwa karakter-karakter yang
diperlihatkan oleh Spongebob sebagai ciri-ciri homoseksualitas a.l: Flamboyan,
penuh emosi, selalu telihat periang dan tak jarang bernyanyi bersama rekan
prianya, Patrick dan teman wanitanya yang berotot, Sandy Squirrel.

"Aku
harus selalu memesan ulang hal ini berulang kali lebih dari yang bisa kuhitung,
"kata Roger Roth, seorang pemilik toko kedai yang baru di Manhattan,
mengomentari boneka-boneka Spongebob yang selalu menyanyikan kata, "go self."


Dalam sebuah VCD baru yang dibagikan kepada 61.000 ribu sekolah di
seluruh negeri, para aktivis homoseksual menggunakan karakter-krakter TV populer
untuk anak-anak seperti Spongebob squarepants dan si dinosaurus Barney untuk
mendoktrin anak-anak supaya mereka nanti mengikuti gaya hidup
mereka.

Distribusi kartun ini, yang disponsori oleh FedEx, akan bersamaan
dengan tayangan video 11 Maret dengan Nickelodeon, PBS dan saluran Disney dalam
acara hari peringatan nasional “We Are Family”.

Peneliti AFA, Ed
Vitagliano, melihat proyek itu sebagai pintu gerbang memasuki diskusi sekunder
tentang homoseksualitas, sambil menekankan bahwa lembaga/yayasan itu memiliki
sebuah ikrar toleransi dalam websitenya yang menyebutkan bahwa anak-anak
didorong untuk berani menunjukkan jati diri mereka termasuk tentang orientasi
seksual mereka .

“Ketika kita tengah menginginkan agar setiap orang
menghormati keyakinan orang lain, kita tidak menganggap kartun ini tepat untuk
tayangan anak-anak sebagai upaya mendoktrinasi mereka agar menerima
homoseksualitas," katanya.

Vitagliano menyatakan bahwa lembaga / yayasan
itu tengah mempekerjakan sebuah dengan figur/idola anak-anak semisal Arthur,
Dora the Explorer, JoJo, Clifford the Big Red Dog, Big Bird dan Bob the
Builder.

Tujuannya adalah mengajak anak-anak agar masuk dalam website
lembaga itu, dan disana mereka akan dijelaskan lengkap tentang homoseksualitas,
katanya.

Seorang produser video, Christopher Cerf, menyebut video itu
sebagai sebuah peristiwa yang tak terduga.

“Untuk pertama kalinya,
karakter-karakter yang berasal dari anak-anak populer muncul bersamaan dalam
sebuah video yang sama”, katanya dalam rilis berita November, Para produser dan
aktornya menjalankan dan menyampaikan pesan proyek itu.”

Lembaga We Are
Family didirikan oleh penulis lagu dan penyanyi bersaudara, Nile Rodgers, yang
menulis lagu hit dan direkam pada tahun 1979 oleh Sister Sledge.


Videonya didanai dengan dana bantuan dari Toni Mendez Shapiro estate.


Kerjasama dan persatuan adalah nilai terpenting yang bisa ajarkan kepada
anak-anak, ” kata Rodgers, ”Kami yakin ini adalah inti dari langkah pertama
untuk mencintai tetangga.”

Lembaga We Are Family menyebutkan beberapa
mitranya dalam produksi video ini a.l ; Anti-Defamation League (Liga Anti
Fitnah), Crown Theatres, Disney Channel, FedEx, Nickelodeon, HIT Entertainment,
Nile Rodgers/Sony Publishing/The Bernard Edwards Estate/Warner Chapel, Nelvana,
PBS, Scholastic, Sesame Workshop, Toni Mendez Shapiro Estate dan WGBH-T di
Boston.

Film Spongebob, Dora The Explorer dan Marsupilami adalah film
animasi yang paling digemari anak-anak Indonesia saat ini mengalahkan film
kartun Mickey Mouse atau Teddy The Bear.

Tingginya minat anak-anak
terhadap film tersebut memberikan inspirasi para pengusaha untuk mendesain model
baju tokoh kartun "Dora The Explorer". Termasuk boneka Spongebob banyak
digandrungi anak-anak. (ap/rtr/rizal/Hidayatullah.com)

Berita Terkait



Tidak ada komentar:

Posting Komentar