Rabu, 06 Mei 2009

ADA APA DENGAN KASUS KPK ?

Kasus Antasari Pembunuhan Karakter KPK

JAKARTA--MI:

Presiden Kongres Advokat Indonesia, Indra Sahnun Lubis megemukakan kasus Antasari Azhar merupakan upaya pembunuhan karakter terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilakukan oleh pihak-pihak yang merasa dirugikan terutama para koruptor. "Dalam kasus ini, saya menduga ada rekayasa yang dilakukan oleh pelaku korupsi," katanya saat dihubungi di Jakarta, Senin (4/5).

Ketika ditanya siapa kira-kira yang melakukannya, Indra mengaku tidak tahu dan tentunya pengungkapannya itu perlu kerja keras dan cermat. "Diharapkan pihak kepolisian dalam waktu cepat bisa mengungkapkan kasus ini dengan cermat dan benar," katanya.

Indra mengatakan bahwa dirinya tidak percaya kalau Ketua KPK tersebut sebagai aktor intelektual dalam pembunuhan berencana terhadap Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB), Nasrudin Zulkarnaen. "Tidak mungkin Antasari berfikir serendah itu (ikut merencanakan pembunuhan). Apalagi masalahnya diduga soal perempuan.

Saya yakin dia tidak terlibat," katanya. Sebelumnya, Indonesia Corruption Watch (ICW) menyatakan, KPK harus diselamatkan dari adanya pihak yang memanfaatkan momentum kasus Antasari Azhar. "Tidak tertutup kemungkinan, KPK dimanfaatkan oleh pihak tertentu terkait kasus Antasari Azhar," kata Peneliti ICW, Febri Diansyah.

Peneliti ICW itu menyatakan salah satu gambaran adanya orang yang memanfaatkan momentum tersebut, seperti adanya opini yang menyatakan KPK merupakan lembaga penanganan kasus korupsi, namun ketuanya sebagai tersangka. "Opini itu dikhawatirkan untuk menyudutkan nama KPK," katanya.

Ia mengatakan dikhawatirkan semangat KPK itu akan turun seiring adanya orang yang memanfaatkan momentum tersebut karena tidak menyukai dengan pemberantasan praktik korupsi.

Dikatakan, menyikapi kondisi itu maka KPK mau tidak mau harus jalan terus untuk memberantas praktik korupsi. "KPK harus jalan terus," katanya. (Ant/OL-06)

Berita Terkait



Tidak ada komentar:

Posting Komentar