Minggu, 03 Mei 2009

Benarkah KETUA KPK JADI TERSANGKA PEMBUNUH NASRUDIN

Jakarta, 1/5/2009 (Kominfo-Newsroom) - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar resmi ditetapkan sebagai tersangka pembunuh Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen.


Pengumuman secara resmi Antasari sebagai tersangka diungkapkan Kapuspenkum Kejakgung, Jasman Panjaitan, dalam jumpa pers di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Jumat (30/4).
“Jaksa Agung dan seluruh pimpinan kejaksaan merasa sangat-sangat prihatin, bahwa Pak Antasari, telah dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan,” kata Jasman.
Sebelumnya surat cekal (cegah dan tangkal) untuk Antasari bepergian ke luar negeri sudah diterbitkan Dirjen Imigrasi.


Menurut Jasman, Mabes Polri telah meminta Kejakgung dan Ditjen Imigrasi untuk mencekal Antasari.


“Dalam surat permintaan yang dikirimkan Mabes polri ke Kejakgung tertulis status Antasari sebagai tersangka,” katanya. Dengan penetapan Antasari sebagai tersangka, maka secara otomatis membantah pernyataan Antasari terkait kasus pembunuhan Nasrudin, pada Kamis (29/4) malam, yang menyatakan bahwa dirinya tidak terlibat.


Nasrudin ditembak usai bermain golf di Cipondoh, Kota Tangerang, Banten pada Sabtu (14/3) lalu dan tewas pada Minggu (15/3) setelah mendapat perawatan medis di RSPAD Jakarta.
Sebelumnya, Ketua KPK membantah dirinya terlibat dan diperiksa pihak kepolisian dalam rangkaian pengungkapan kasus pembunuhan Direktur PT PRB Nasrudin Zulkarnaen.
Sementara itu Kadiv Humas Mabes Polri Irejn Pol Abubkara Nataprawira mengaku, belum tahu mengenai pencekalan Antasari Azhar ke luar negeri.


Dijelaskan Abubakar, polisi akan memproses siapa pun yang terlibat dalam kasus pembunuhan Nasrudin agar pengungkapan kasus ini mendapatkan titik terang.
“Mengarah ke siapa pun ya nanti diproses. Apakah dia salah atau benar kan itu ditentukan di sidang pengadilan,” kata Abubakar.


Ketika ditanya tentang informasi keterkaitan salah satu pejabat tinggi negara, Abubakar mengatakan, “Saya tidak menyebut nama. Siapa pun dia, apa pun pekerjaannya, pasti akan diproses.”


Sampai saat ini Mabes Polri belum mau memberi kepastian tentang kabar keterlibatan Antasari Azhar. “Penyidikan sedang berlangsung, ya dilihat saja nanti,” kata Abubakar. (T.Ty/ysoel).

Berita Terkait



Tidak ada komentar:

Posting Komentar