Senin, 01 Juni 2009

Data kalsel

1. Luas Areal dan Produksi Perkebunan

Wilayah Kalimatan Selatan memiliki luas kurang lebih 372.000 KM2, dari luasan tersebut dicadangkan untuk lahan Budidaya / perkebunan seluas 1.086.123 Ha s/d tahun 2006 telah termanfaatkan sebesar 443.255 Ha (efektif pertanaman).



2. Perkembangan Agribisnis tiga komoditas unggulan

a. Komoditas Karet

Sampai dengan saat ini Luas areal tanaman karet di Kalimantan Selatan mencapai 178.241 Ha, terdiri dari perkebunan Rakyat 154.318 Ha dengan produksi 88.330 ton//KKK/thn, Perkebunan Besar Swasta 13.978 Ha dengan produksi 7.451 ton/KKK/thn, dan Perkebunan Besar Negara 9.945 Ha dengan produksi 7.261 ton /KKK/thn.

Rata-rata produktifitas per-ha untuk tiga pola pengembangan dimaksud baru mencapai 925,75 kg/ha/th dan masih dibawah standart (1.500kg/ha/th).

b. Komoditas Kelapa Sawit

Sampai dengan saat ini Luas areal tanaman kelapa sawit di Kalimantan Selatan mencapai 184.290 Ha, terdiri dari perkebunan Rakyat 39.089 ha, Perkebunan Besar Swasta 139.570 Ha, dan Perkebunan Besar Negara 5.631 ha. Total produksi untuk ketiga pola pengembangan dimaksud mencapai 141.640 ton/th (bentuk CPO).

c. Komoditas Kelapa Dalam

Sampai dengan saat ini Luas areal tanaman kelapa dalam di Kalimantan Selatan didominasi oleh perkebunan rakyat dengan luas mencapai 45.334 Ha dengan perkiraan produksi mencapai 31.382 ton/th dalam bentuk setara kopra.

3. Kelembagaan pelaku agribisnis perkebunan

Kalimantan Selatan pada tahun 2006 mempunyai penduduk sebanyak 32.510.100 jiwa terdiri atas 1.625.837 orang laki-laki, dan 1.614.263 orang perempuan dan yang menggantungkan nafkahnya dari usaha tani perkebunan lebih dari 222.126 KK.

Sangat dirasakan keberhasilan pembangunan perkebunan selama ini karena ditunjang dari beberapa kelembagaan pelaku agribisnis perkebunan a.l: 48 buah koperasi perkebunan, 212 kelompok tani, 5 lembaga assosiasi petani komoditas dan organisasi profesi perkebunan seperti Gapkindo, GPP, Fokpi, CCDC, dan GAPKI.

4. Kemitraan

Program kemitraan yang menonjol dan masih berlangsung di Kalimantan Selatan adalah kemitraan inti-plasma seperti program PIR untuk tanaman karet dan program kredit KKPA untuk kelapa Sawit. Sedangkan Kemitraan lainya adalah waralaba perbenihan kelapa sawit, khususnyaPusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan dengan beberapa penangkar bibit.




Last Updated on Monday, 09 February 2009 07:16

Berita Terkait



Tidak ada komentar:

Posting Komentar