Jumat, 05 Juni 2009

Jalan Trans Kalimantan Selatan

Kondisi jalan yang beberapa waktu lalu sangat parah saat ini sedang dalam perbaikan, sudah lumayan lah.

Dulu rute dari Satui menuju Banjarmasin akan terasa sangat lama dan sangat melelahkan, naik mobil sebagus apapun goncangannya akan sangat terasa, mau negbut sakit, santai juga capek, pokoknya serba salah deh.

Terakhir saya dari Satui menuju Banjarmasin adalah tangal 5 Juni 2009, pada umumny kondisi jalan sudah cukup baik, cuma memang harus ekstra hati-hati karena banyak tumpukan material dan alat berat di sisi dan kanan jalan.

Kondisi yang masih parah berada diwilayah sekitar jorong, aspalnya masih banyak yang dipotong-potong dan diiris-iris, sebagian sudah ditimbun dengan material dan sebagian besar lainya belum.

Satu hal yang membuat saya miris ketika lepas dari kota Pelaihari sampai ke simpang tiga (bundaran) yang menuju ke Rumah Sakit Jiwa.

Kondisi jalan sudah mulai menampakan gejala-gejala kerusakan dan akan segera hancur, hal ini terlihat dari badan jalan yang sudah tidak rata lagi dan bergelombang, naik mobil sudah terasa baik kuda.

Puluhan dan mungkin ratusan truck-truck PS yang sepertinya bermuatan berat berjalan beriringan, hal ini sangat mengganggu dan menyebabkan kita harus mengendarai mobil atau sepeda motor dengan pelan, susah untuk mendahului karena panjangnya barisan truck-truck itu, belum lagi jika diantara sesama truck itu saling mendahului dan ini sering saya lihat. Sungguh sangat berbahaya.

Truck-truck ini sepertinya tidak bermuatan batubara ataupun kelapa sawit, namun pada umumny Truck-Truck tersebut bermuatan material tanah yang akan dipergunakan untuk perbaikan jalan ditempat lain, masalahnya adalah kelebihan muatan.

Entah mengapa hal ini dibiarkan oleh pihak-pihak yang memiliki wewenang melakukan pengawasan dan penertiban padahal ini adalah pemicu utama rusaknya badan jalan kita.

Maka jangan heran ketika disuatu titik jalan selesai diperbaiki maka dititik yang lain akan hancur dengan demikian pekerjaan jalan tidak akan pernah selesai karena kondisi dan beban jalan tidak mendapat perhatian.

Berita Terkait



Tidak ada komentar:

Posting Komentar